Ajukan Banding, Kasus Kekerasan Seksual Kang Ji Hwan akan Diserahkan ke MA

Ajukan Banding, Kasus Kekerasan Seksual Kang Ji Hwan akan Diserahkan ke MA

Setelah mengajukan banding atas hukuman yang ia terima atas kasus kekerasan seksual, berkas aktor Korea, Selatan Kang Ji Hwan akan diserahkan ke Mahkamah Agung (MA).

Sebagaimana diwartakan Soompi pada Jumat (19/6/2020), Kang Ji Hwan mengajukan banding setelah putusan persidangan keduanya berlangsung. Kang Ji Hwan sendiri didkwa atas kasus perkosaan dan tindakan tidak senonoh secara paksa.

Pekan lalu, Pengadilan Tinggi Suwon mengadakan persidangan banding atas kasus Kang Ji Hwan dan memutuskan untuk berpegang teguh pada putusan semula. Sebelumnya, aktor tersebut telah dijatuhi hukuman penjara pada Desember 2019 selama dua tahun dan enam bulan yang ditangguhkan selama tiga tahun masa percobaan.

Hal ini berarti bahwa ia hanya akan menjalani hukuman penjara jika ia melakukan pelanggaran lain selama masa percobaan tiga tahun tersebut berlangsung.

Kemudian, menurut Pengadilan Tinggi Suwon, pada 17 Juni 2020, Kang Ji Hwan mengajukan banding atas putusan persidangan kedua untuk meringankan hukumannya tersebut.

Sementara itu, pada bulan Juli 2019, Kang Ji Hwan ditangkap oleh polisi di rumahnya di Gwangju setelah mereka menerima laporan bahwa ia telah memasuki sebuah ruangan di mana dua anggota staf wanita sedang tidur dan kemudian secara seksual menyerang salah satu dari mereka dan melecehkan lainnya secara seksual.

Aktor itu pertama-tama menyatakan bahwa dia tidak bisa mengingat kejadian itu, tetapi ia akhirnya mengakui sebagian besar dakwaan dalam sebuah pernyataan selama proses persidangan.

Selama proses persidangan pula, Kang Ji Hwan telah mengaku bersalah atas pemerkosaan tetapi membantah bagian dari tuduhan tindaka tidak senonoh dengan kekerasan.

Desember lalu, pihak pengadilan mengatakan, “Selama persidangan, para korban telah menyatakan bahwa mereka tidak ingin hukuman bagi terdakwa, namun mengingat sifat kejahatan adalah kekerasan seksual, akan sulit untuk dilakukan karena ada masa pemulihan dari kerusakan [terhadap korban],” ujarnya, seperti dikutip Soompi.

Pengadilan melanjutkan, “Tidaklah tepat untuk mengakhiri ini hanya karena terdakwa telah mencapai kesepakatan [dengan korban], dan ia harus bertobat seumur hidupnya untuk penyembuhan penderitaan para korban.”

Sementara itu, dengan Kang Ji Hwan mengajukan banding ke putusan terakhir, kasus ini sekarang akan menuju ke Mahkamah Agung.

Sumber foto: via Soompi