Choi Joong Hoon eks FT Island Dituntut 18 Bulan Penjara untuk Kasus Suap

Choi Joong Hoon eks FT Island Dituntut 18 Bulan Penjara untuk Kasus Suap

Pada persidangan yang berlangsung pada hari ini, Rabu (18/3/2020) di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, jaksa merekomendasikan hukuman satu tahun 6 bulan atau 18 bulan untuk kejahatan penyuapan yang dilakukan oleh Choi Joong Hoon eks FT Island jika ia dinyatakan bersalah.

Dikutip Soompi, seperti yang diketahui, Choi Joong Hoon sedang menghadapi dakwaan atas kasus penyuapan yang diduga ia lakukan kepada polisi yang sedang bertugas saat ia ditangkap ketika mengemudi dalam keadaan mabuk pada 2016 lalu.

Jika dinyatakan bersalah, maka hukuman ini akan ditambahkan atas dakwaannya yang lain, dan Choi Joong Hoon akan menghadapi hukuman tambahan, termasuk sebagai pelanggar seks yang telah terdaftar sebelumnya.

Choi Jong Hoon sendiri dituduh telah menawarkan  2 juta won atau sekitar Rp24,4 juta (Kurs Rp12,24) kepada petugas di tempat kejadian pada saat itu untuk menutupi insiden mengemudi dalam keadaan mabuk yang terjadi padanya pada tahun 2016. Saat ini, Choi Joong Hoon juga didakwa dengan tuduhan telah berbagi video yang direkam secara ilegal (molka).

Sementara itu, menanggapi dakwaan yang diajukan oleh Jaksa tersebut, pengacara Choi Jong Hoon menyatakan, “Dia menyangkal tuduhan suap, tetapi telah mengakui kesalahannya atas dakwaan yang tersisa [molka dan pelanggaran seks]. Tuduhan itu tidak benar dan kami bermaksud untuk menentang tuduhan penyuapan,” ujar sang pengacara, seperti dikutip News1.

“Tolong pertimbangkan bahwa jumlah uang itu sebenarnya sangat kecil dan tidak ada pengakuan suap (pada saat itu), bahkan jika ada pelanggaran tersebut [mengemudi dalam keadaan mabuk],” tambah pengacara itu.

Baca Juga  GOT7 Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment Usai Kontrak Berakhir

Pengacara  menyatakan bahwa Choi Jong Hoon mengaku bersalah atas tuduhan berbagi rekaman video molka dan meminta pengadilan untuk “mempertimbangkan fakta bahwa ia tidak menunjukkan wajah para korban” dalam rekaman tersebut.

Choi Jong Hoon menyatakan, “Saya sangat menyesali perilaku bodoh saya dan saya menerima hukuman saya untuk itu. Jika dan ketika saya kembali ke masyarakat, saya akan membantu komunitas saya bukan sebagai selebriti tetapi sebagai manusia biasa.”

Hukuman Choi Jong Hoon untuk tuduhan percobaan suap dan menyebarkan rekaman yang diambil secara ilegal akan diumumkan pada 27 Maret 2020 sore mendatang.

Sebelumnya, Choi Jong Hoon dan Jung Joon Young masing-masing telah dijatuhi hukuman 5 dan 6 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan pemerkosaan dan lain sebagainya.

Choi Jong Hoon, bersama Jung Joon Young dan tersangka lainnya telah didakwa atas kasus pemerkosaan berkelompok terhadap beberapa wanita di Daegu pada bulan Maret tahun 2016.

Pada sidang vonis pertama, pengadilan mengatakan “Choi Jong Hoon tidak menyesal walaupun ia telah memerkosa korban yang sedang mabuk. Sulit untuk memperkirakan seberapa besar penderitaan korban,” demikian seperti dikutip Soompi.

Sementara itu, Jung Joon Young yang mengunggah video dan foto hubungan seksual yang diambil tanpa izin pada tahun 2015-2016, juga didakwa dengan tuduhan pemerkosaan berkelompok terhadap sejumlah wanita di Daegu pada bulan Maret tahun 2016 dan dinyatakan bersalah dengan hukuman penjara 6 tahun.

Baca Juga  PD Na Young Seok Raih 1 Juta Subscriber: Kami Akan Mencari Cara Pergi ke Bulan

Sumber foto: News1

DMCA.com Protection Status