Inilah Bentuk Kerja Sama YG PLUS dan Big Hit Entertainment

Inilah Bentuk Kerja Sama YG PLUS dan Big Hit Entertainment

Big Hit Entertainment mengadakan rapat dewan pada Rabu (27/1/20210, di mana diputuskan bahwa perusahaan tersebut akan melakukan investasi 30 miliar won (Rp379 miliar) dan beNX akan menginvestasikan 40 miliar won (Rp506 miliar) di anak perusahaan YG Entertainment, YG PLUS.

Investasi tersebut meletakkan dasar untuk kolaborasi strategis antara Big Hit Entertainment, beNX, dan YG PLUS, di mana mereka akan bekerja sama dalam berbagai bidang bisnis yang dilakukan oleh perusahaan, termasuk platform, distribusi, dan konten.

Dalam kerja sama tersebut, keanggotaan global dari para artis YG PLUS akan dilakukan melalui Weverse, platform komunitas penggemar yang dijalankan oleh beNX. Sementara, YG PLUS akan berkolaborasi dalam distribusi dan produksi merchandise musik artis Big Hit Entertainment.

“Kami telah menyiapkan titik balik baru melalui kolaborasi dua perusahaan yang bertujuan untuk yang terbaik di bidangnya,” tutur perwakilan YG PLUS, seperti dikutip Soompi.

Sementara, Big Hit mengatakan, “Kami sangat senang dengan sinergi yang akan diciptakan bersama oleh YG PLUS, yang memiliki jaringan yang kuat di banyak bidang termasuk distribusi dan produksi merchandise, serta Big Hit dan beNX, yang kuat dalam kekayaan intelektual artis dan platform.”

Mereka menambahkan, “Perusahaan akan tumbuh bersama melalui berbagai kolaborasi yang akan memengaruhi gaya hidup hiburan di seluruh dunia.”

Big Hit adalah perusahaan yang didirikan pada 2005 dan merupakan salah satu perusahaan bisnis Kpop terbesar di Korea yang mengelola artis, seperti BTS, TXT, dan ENHYPEN.

Perusahaan ini memulai debutnya di pasar saham lokal pada bulan Oktober  2020dan telah memperluas portofolio bisnisnya dengan mengakuisisi label yang lebih kecil.

Sedangkan, YG PLUS  Inc. sebelumnya memiliki nama Phoenix Holdings Inc. dan merupakan perusahaan media dan periklanan publik yang diakuisisi oleh YG Entertainment pada Oktober 2014.

Yang Min Suk ditunjuk sebagai CEO perusahaan, dengan YG Entertainment memiliki 38,6 persen saham perusahaan. Beberapa klien terkenal YG PLUS di antaranya termasuk Coca-Cola, SK Telecom, dan The Face Shop.

Sumber foto: via Yonhap

Post a Comment