Kang Ji Hwan Bantah Tuduhan yang Ditujukan Padanya Atas Kasus Kekerasan Seksual

Kang Ji Hwan Bantah Tuduhan yang Ditujukan Padanya Atas Kasus Kekerasan Seksual

Aktor Kang Ji Hwan membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya atas kasus kekerasan seksual, selama sidang ketiga yang diselenggarkan di pengadilan cabang Seongnam, Distrik Suwon pada Senin (4/11/2019).

Pada sidang ketiga tersebut, pengacara Kang Ji Hwan berpendapat jika Kang Ji Hwan menyentuh area pribadi korban ketika korban sedang menstruasi, maka DNA korban pasti akan ditemukan pada Kang Ji Hwan, atau tubuh korban lainnya dan di tempat tidur.

Akan tetapi, merujuk pada pesan KakaoTalk yang dikirim korban kepada seorang temannya, pengacara Kang Ji Hwan lantas menyangkal kesaksian korban yang menyatakan bahwa saat kekerasan seksual terjadi, korban sedang tertidur.  

Selain itu, teman dekat Kang Ji Hwan, Tuan Yoo yang telah berteman dengannya selama 30 tahun juga memberikan kesaksiannya di pengadilan terhadap kasus ini.

“Dia [Kang Ji Hwan] adalah pria yang setia dan menjaga orang-orang di sekitarnya. Sebagai teman, saya mengagumi cara dia bekerja keras. Biasanya, dia menjaga kesehatan tubuhnya dan tidak minum [alkohol] sampai ekstrem. Ketika jadwal syutingnya sudah ditentukan, Kang Ji Hwan tidak minum-minum. Ada saat dia minum-minum, yakni di pesta setelah produksi drama berakhir.” ujar Tuan Yoo, seperti dikutip Soompi.

Tuan Yoo lantas melanjutkan, “Satu minggu sebelum kejadian, Kang Ji Hwan menekankan bahwa naskahnya belum keluar dan bahwa ada perbedaan pendapat antara dirinya dan sutradara. Saya ingat dia mengalami kesulitan tentang hal itu. Saya pikir mungkin dia minum untuk menghilangkan stres  tentang kejadian itu.”

Baca Juga  Kang Ha Neul Persiapkan Proyek Stage Play Setelah "When the Camellia Blooms"

Tuan Yoo lebih lanjut bersaksi bahwa Kang Ji Hwan pernah mengalami pingsan dan ingatannya juga mengabur jika ia minum secara berlebihan. Ketika pengacara bertanya apakah Kang Ji Hwan pernah menyebabkan kerugian pada orang lain selama insiden ini, Tuan Yoo menjawab bahwa Kang Ji Hwan tidak pernah menyebabkan insiden apa pun.

“Dia tidak menyebabkan kecelakaan ketika dia minum. Bahkan, dia menjadi lebih patuh. Dia benci terlihat mabuk di depan orang lain, jadi dia selalu berhati-hati dengan kata-kata dan tindakannya saat mabuk,” tutur Tuan Yoo.

Sementara, selama penyelidikan polisi terhadap kasus ini, DNA Kang Ji Hwan ditemukan di tubuh para korban. Dalam setiap putaran pemeriksaan oleh polisi, Kang Ji Hwan mengatakan bahwa sebagian besar ia tidak ingat dengan apa yang terjadi.

Sementara, para korban menyatakan bahwa Kang Ji Hwan tidak sepenuhnya mabuk selama insiden kekerasan seksual terjadi. Para korban juga menuduh bahwa perwakilan Kang Ji Hwan mencoba membujuk mereka untuk bernegosiasi daripada melapor ke polisi.

Pada 9 Juli 2019, aktor Kang Ji Hwan ditangkap oleh polisi di rumahnya di Gwangju atas dugaan kekerasan seksual dan perlakukan tidak senonoh terhadap dua anggota staf perempuan di rumahnya.

Kemudian, surat perintah penangkapan untuk Kang Ji Hwan diajukan pada 12 Juli 2019. Pada 15 Juli 2019, Kang Ji Hwan mengakui sebagian besar dakwaan dalam sebuah pernyataan yang ia buat.

Baca Juga  Kejaksaan Ajukan Surat Penangkapan Terhadap Seungri dengan 7 Tuntutan

Sementara itu, pada 18 Juli 2019, polisi melaporkan bahwa mereka telah menguji obat-obatan terlarang terhadap Kang Ji Hwan dan hasilnya adalah negatif. Pada tanggal 25 Juli 2019, penuntut secara resmi mendakwa Kang Ji Hwan dengan tuduhan perkosaan dan tindakan tidak senonoh

Adapaun, sidang pertama Kang Ji Hwan telah diselenggarakan pada 2 September 2019. Selama persidangan, pengacaranya mengatakan bahwa Kang Ji Hwan mengakui seluruh fakta yang disampaikan kepadanya oleh jaksa penuntut. Namun, pengacara menambahkan bahwa kliennya tersebut tidak ingat sebagian besar tindakannya dan mempertanyakan sejumlah bukti yang diajukan oleh penuntut, demikian seperti dikutip Xportschosun.

Sementara itu, sidang kedua dilaksanakan pada 7 Oktober 2019, dan berlangsung dengan direkam (tidak terbuka untuk umum), karena adanya bukti rekaman CCTV yang dapat membahayakan kehidupan pribadi para korban.

Post a Comment

DMCA.com Protection Status